Tampilkan postingan dengan label Ninjutsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ninjutsu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

CARA MENGISI DAYA KEKUATAN KE SEBUAH BENDA,RUMAH,TEMPAT USAHA

Ada beberapa orang sedulur yang mengeluh kepada saya tentang keadaan saat ini yang banyak kejahatan seperti perampokan sepeda motor dan ingin barang-barangnya kembali, mobilnya tidak kembali dari disewa orang, rumah dimasuki pencuri, tempat usahanya dikirim sihir sehingga jadi tidak laris, sawah ladang diserbu tikus dan sebagainya. Untuk mengantisipasi dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tadi maka alangkah eloknya kita berdoa kepada Allah SWT, agar harta benda anda terlindungi.
Berikut doanya:
BISMILLAHIROHMANIROHIM. KULLI NAFSIN DZAAIQOTULMAUT. WAINNAMA TUWAFFAWNA UJUURAKUM YAWMAL QIYAAMAH. FAMAN ZHUZIHA ‘ANINNAARI WA UDKHILALJANNATA FAQOD FAAZ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
Doa ini ada di surat Ali Imron 185. Selanjutnya bacalah doa pamungkas penutup sebagaimana biasanya:
INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN ANYAQULA LAHU KUN (YA ALLAH, MOHON BERIKANLAH DAYA KEKUATAN PADA BENDA INI) FAYAKUN.
ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN
Tata laku pengisian energi pada sebuah rumah, harta benda yang akan diisi doa sebagai berikut. Monggo dihapalkan dan diwiridkan dalam hitungan ganjil rangkaian doa di atas sebanyak 1117 x usai sholat hajat untuk mengisi energi benda. Jilat benda tersebut usai anda wiridan. Bila yang akan dilindungi rumah maka usai wirid cukup tiupkan ke baskom yang berisi air. Selanjutnya air itu dipercikkan mengelilingi rumah atau ladang.
Atas ijin Allah harta benda, barang milik pribadi, kendaraan, rumah dan tempat usaha anda akan terlindungi dari kehilangan, pencurian, kebobolan, perampokan. Kalau pun ada yang sengaja mengambilnya, pencuri akan merasakan sebuah hentakan tenaga yang sangat kuat dari benda itu dan tidak akan berani melakukan aksinya. Kalau pun misalnya, tempat usaha anda dikirim sihir padahal sudah anda doakan dengan cara di atas maka sihir itu akan kembali ke penyihirnya dan meminta maaf ke anda. Sawah ladang pun akan terlindungi dari tikus dan hama.
Demikian semoga bermanfaat. Saya ijazahkan amalan ini untuk sedulur yang membutuhkan. Salam paseduluran.

Source : http://wongalus.wordpress.com

Rabu, 28 November 2012

Saipi Geni

ALLAHUMMA TAQOBBAL DU’A-A FI KULLI HAJATIN HAJATI BI HAQQI KULLI DU’A-IN HUWA LAKA ZHOHIRON WA BATHINAN WA BI HAQQI ASMA-IKA FI MANZILIKA MINAS SAMA-I AHIYYAN SYAROHIYYAN ASHBU-UTIN 3 X
FATAQOBBAL DU’A-A SAIFI YA ALLAH YA ALLAH YA ALLAH YA ROBBI YA ROBBI YA ROBBI YA ALLAH YA HAYYU YA QOYYUM YA BADI’AS SAMAWATI WAL ARDHI YA DZAL JALALI WAL IKROM YA ILAHI WA ILAYHI KULLU SYAY-IN ILAHAN WAHIDAN,LAILAHA ILLA ANTA WAHDAKA LA SYARIKALAKA KAF HA YA AIN SHOD.HA MIM AIN SIN QOF BIROHMATIKA YA ARHAMAR ROHIMIN.AMIN…
Puasa 7 hari,baca 40 x tiap malam.dan setelah tamat puasa,dawam di baca 1 x setiap pagi.
Khasiatnya supaya di lindungi dari musuh ghoib atau dari sihir.juga dari musuh zhohir dan agar semua urusan nya selalu di bela dan di tolong oleh allah.swt.
Saya ijazahkan tulus ikhlas kepada siapapun yg berminat untuk mengamalkan nya.bagi yang ingin bertanya atau memperoleh ijazah secara khusus.bisa menghubungi saya melalui email atau di no hp 085692244000.dengan menuliskan nama,nama ibu dan alamat lengkap.kepada ki wong alus serta rekan-rekan semua,terima kasih telah di izinkan untuk posting amalan di blog ini.sekaligus ini sebagai permohonan izin saya untuk bergabung di tempat ini.wassalam. @@@

Saipi Angin

Aji Saipi Angin mempunyai manfaat untuk meringankan tubuh. Bagaikan kapas yang tertiup angin. Pemilik aji ini bila dalam keadaan memaksa, seandainya bila bepergian jauh namun harus membutuhkan waktu yang cepat dan dalam suasana yang mendesak bila dibaca mantranya maka pemilik aji saipi angin laksana terbang di atas angin.
MANTRA :
“Bismillaahirrohmaanirrohiim”
“Assalaamu’alaikum saipi angin”
“Matek ajiku saipi angin”
“Nur ni wetan putih rupane”
“Nur ni kidul ireng rupane”
“Nur ni kulon abang rupane”
“Nur ni lor kuning rupane”
“Malaikat sepuluh ono gawe”
“Tampanono iyo aku iki dulurmu tuwo”
“Yen mlaku koyo angin”
Riyadhoh untuk menjalani ilmu ini.
Untuk mendapatkan aji saipi angin dalam melakukannya harus dijalani di tengah hutan dan meniru kehidupan hewan hutan yaitu cara hidupnya ayam hutan baik cara makan, minum, dan tidurnya hewan ayam tersebut.
Puasa sunnah 7 hari, dan hari terakhir tidak makan, minum, dan tidur selama sehari semalam.
Selama puasa mantra dibaca dari pagi sampai menjelang tidur.
Dalam menjalankan riyadhoh makan dan minumnya tidak boleh menggunakan tangan, makan dimasukkan ke mulutnya seperti cara ayam makan makanan dan meminum minuman. @@@

Raga Sukma

Kita semua bisa menampakkan diri di beberapa tempat yang berbeda di saat yang sama. Caranya?
Ilmu meraga sukma dalam khasanah metafisik disebut juga dengan ilmu pelepasan. Apanya yang dilepas? Yang dilepas adalah raga, tubuh atau jasadnya. Kita untuk sementara melepaskan raga untuk masuk ke diri yang sukma yang lebi sejati Melepaskan tubuh atau jasad tidak akan membuat kita mati. Kita hanya mematikan aktivitas tubuh untuk sementara dan nanti setelah raga sukma selesai maka tubuh akan mampu hidup kembali. Orang-orang yang awam dengan dunia mistik, mungkin akan menganggap kita mengalami mati suri. Sebab, meskipun tubuh kita sudah persis seperti orang mati, namun masih ada tanda-tanda nafas bergerak normal. Fenomena raga sukma ini di dunia barat disebut dengan Out of Body Experience (OBE).
Kemana perginya sukma dari tubuh dalam raga sukma? Tentu saja, terserah kita sendiri. Mau mengadakan perjalanan sukma ke New York, ke Milan, ke Merauke, bahkan ke Mekkah, ke Madinah atau mungkin pula ingin ke surga atau ke neraka terserah kepada diri sukma kita. Semuanya tergantung pada kehendak kita sendiri.  Kita juga bisa meraga sukma ke masa lalu atau ke masa depan karena dimensi waktu di alam metafisis sejatinya terangkum dalam WAKTU SEKARANG.
Meraga sukma tidak sama dengan Mi’raj dimana Rasulullah SAW mengadakan perjalanan dari Masjidil haram, ke Masjidil Aqsa diteruskan ke Sidratul Muntaha dengan tubuh dan ruhya. Dalam raga sukma, perjalanan kita hanya menggunakan diri sukma sementara tubuh jasad kita masih hidup karena masih dihuni oleh nyawa/ruh/roh idlofi kita. Bila ruh kita ikut keluar dari tubuh saat perjalanan astral, maka kita akan mati total.
Dalam artikel sebelumnya tentang meraga sukma, perjalanan sukma itu mirip dengan mimpi yang terkontrol dengan kesadaran ruh. Jadi yang mengontrol kesadaran bukannya kesadaran otak/akal/nalar. Kesadaran otak akan melemah dan hilang saat meraga sukma. Namun kesadaran ruh lah yang mengontrol perjalanan jiwa/sukma. Meraga sukma bisa dilakukan dengan duduk atau berbaring. Terserah kita, mau dengan posisi bagaimana yang jelas perlu kenyamanan hingga kita bisa tertidur dan “bermimpi”. Eh, jangan remehkan mimpi lho. Mimpi itu adalah jalur gaib yang menghubungkan diri kita dengan semesta dunia gaib yang beraneka warna. Bila kita ingin bertemu raja jin, bertemunya di dalam mimpi. Bila kita ingin bertemu dengan para nabi, bertemunya di dalam mimpi. Bahkan kita bisa bertemu secara langsung dengan Allah SWT, juga di dalam mimpi. Pengalaman banyak para sufi yang membuktikan pertemuan dengan Allah SWT melalui mimpi.
Pengalaman para nabi di masa lalu sudah banyak yang membuktikan pertemuan antara Allah SWT dengan mereka di alam mimpi. Jadi? Mimpilah jalan dan jalur utama yang sangat normal dan manusiawi untuk berhubungan dan mengakses pengetahuan dari kesadaran metafisis alam semesta dan dengan sang pencipta. Masalahnya sekarang bagaimana mengadakan pertemuan dengan kesadaran yang lebih tinggi ini? Caranya adalah dengan meraga sukma. Istilah meraga sukma ini kini sudah sedemikian identik dengan hal yang berbau klenik dan perdukunan. Padahal, meraga sukma juga dilakukan oleh siapapun yang ingin mempertemukan dirinya dengan kegaiban alam semesta. Jadi mikrokosmos (kesadaran ruh manusia) dan makrokosmos (kesadaran alam semesta) terkoneksi/terhubungn secara intensif bila orang mampu untuk meraga sukma.
BAGAIMANA CARA MERAGA SUKMA? Awalnya adalah sebelum kita berbaring dan berdoa/membaca mantra di dalam hati dengan duduk meditasi sesaat (mantranya misalnya: YA ALLAH, JALANKAN SUKMAKU KE SURGA DENGAN SELAMAT DENGAN TUNTUNANMU YANG MAHA PERKASA) maka kita memulai untuk bernafas teratur dan berbaring. Hilangkan seluruh problem yang membuat pikiran fokus ke problem itu. Untuk sementara tanggalkan dulu seluruh beban pikiran dan beban perasaan. Jadikan pikiran kita nol dan pasrahkan hidup dan mati kita pada-NYA jua…
Selanjutnya akan terjadi aliran gerakan di dalam tubuh yang merambat dari kaki menuju ke atas. Biarkan aliran energi eteris itu merambat menuju ubun-ubun. Jangan takut atau khawatir dan yakinlah Anda telah dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Kunci agar tidak khawatir dan was-was adalah KEIKHLASAN MENYERAHKAN HIDUP KITA PADA TUHAN. Bila kita bisa ikhlas, maka sukma akan keluar dengan mudah. Sukma akan mengapung tanpa tubuh di udara dan melayang di alam astral dengan ringan. Perjalanan pun bisa dilanjutkan ke tempat mana yang diinginkan dan ingin bertemu dengan siapa yang ingin kita temui.
Kita bahkan bisa masuk ke tubuh fisik orang lain yang kita temui. Hanya saja yang perlu diperhatikan, kita akan mendapat masalah besar bila kita masuk ke tubuh orang yang waskita dan sakti. Sebab biasanya diri mereka akan dipagari sebuah pancaran energi yang sukar ditembus. Bagaimana cara mengetes orang yang sedang melakukan raga sukma? Caranya simple dan sederhana yaitu dengan mencubitnya. Bila dia tidak merasakan sakit dan tidak bergerak di dalam “tidurnya” maka dia sudah berhasil meraga sukma. Yang perlu diperhatikan lagi, usahakan kita berada di tempat yang aman dan bisa juga meminta teman atau saudara untuk menjaga tubuh kita. Ini agar tidak ada binatang serangga yang masuk ke hidung atau telinga.
Cara pulang atau kembali ke tubuh, cukup dengan NIAT PULANG DALAM HATI (Misalnya: ALLAH SWT, SAYA PULANGKAN SUKMAKU KE TUBUHKU DENGAN IJINMU). Mantra atau doa silahkan membuat sendiri yang paling mudah dan mampu mensugesti diri dengan cepat. Dengan niat pulang tersebut, maka kita akan segera masuk ke tubuh lagi dengan selamat dan terbangun dengan kesadaran penuh. Namun, kadang-kadang kita lupa dengan peristiwa di dalam meraga sukma tersebut karena sebagian besar informasi saat meraga sukma tidak tersimpan dengan baik di otak kita.
Meraga sukma juga tidak boleh dilakukan dengan NIAT untuk mengumbar nafsu dan kejelekan. Misalnya meraga sukma untuk bertemu dan memperkosa artis favorit yang kita kagumi karena tubuhnya yang aduhai dll. Ini jelas perbuatan yang tidak terpuji dan BERDOSA. INGAT BAHWA KEMANA PUN SUKMA KITA JALANKAN MAKA DI SANA PULA TUHAN SELALU MENGAWASI KITA.
Terakhir, perjalanan meraga sukma dalam berbagai kasus terkadang terlihat menjadi perjalanan tubuh juga. Kita banyak mendengar, bagaimana orang-orang waskita dulu bisa ditemukan di beberapa tempat dalam waktu yang bersamaan. Jadi tidak hanya sukmanya yang bepergian namun juga tubuhnya dan juga mampu membelah diri seemikian rupa. Ini bisa terjadi saat kita sudah mahir meraga sukma sehingga badan astral kita semakin kuat sehingga termaterialisasikan atau mewujud/mengejawantah karena adanya tarikan kuat dari benda-benda di bumi. Anda juga bisa melakukan hal ini. Caranya: SAAT MERAGA SUKMA, LAKUKAN NIAT UNTUK MENAMPAKKAN DIRI DALAM WUJUD FISIK DI DUA, TIGA ATAU BEBERAPA TEMPAT YANG BERBEDA. Masih banyak hal yang lain yang perlu dikupas tentang raga sukma ini. Namun yang jelas, semoga artikel ini bisa menjadi bahan perenungan bahwa apa yang tampaknya mustahil dikerjakan, sebenarnya bisa dengan mudah kita lakukan asal tahu tata cara atau kuncinya.
Poro sedulur semua, mari kita bersilaturahim bersama di surga dan selamat meraga sukma!!!!

Aji Tapak Geni

Ilmu ini memiki keistimewaan yaitu mempunyai 3 jenis pukulan yaitu:
1. Pukulan air: pukulan ini untuk meredam sifat panas yaitu sifat api termasuk emosi, amarah dan api dalam pengertian yang sebenarnya. Pukulan ini juga dapat dijadikan benteng untuk melindungi suatu benda, rumah dll dari bahaya kebakaran.
2. Pukulan api. Pukulan ini berlawanan dengan pukulan air. Pukulan ini bersifat panas dan bersifat menghanguskan secara metafisik. Lawan yang terkena pukulan ini akan merasakan tubuhnya kepanasan sampai berminggu-minggu hingga melumpuhkan kehendak dan nafsunya sendiri.
3. Pukulan angin (bayu), dapat digunakan semua kehendak, jiwa dan raga karena seperti pepatah sehebat apapun pendekar jika kemasukan angin sedikit saja dia dapat lumpuh dan mati.
Untuk memiliki ilmu ini tata lakunya sebagai berikut:
1. Tawassul kepada Rasulullah, keluarga dan sahabatnya Al Fatihah…
2. Nabi Khidir bayla Ibnu Mulkan Al Fatihah…
3. Para nabi dan rasul Al Fatihah…
4. Syekh Abdul Qodir Al Jailani Al Fatihah…
5. Syekh Al Imam Ahmad bin Ali Albaubani Al Fatihah…
6. Para walisongo khususnya Kanjeng Sunan Kalijogo Al Fatihah…
7. Empat penghulu malaikat JIbril, , Mikail, Isrofil, Izroil Al Fatihah…
8. Guru-guru, kaum muslimin dan muslimat, ulama, para syuhada di seluruh penjuru bumi baik di dunia nyata maupun ghoib Al Fatihah…
9. Kedua orang tua, kedua mertua (bagi yg sudah berkeluarga) Al Fatihah…
10. Diri sendiri Al Fatihah…
11. Hamba Allah yang ghoib yang senantiasa mendampingi hamba Allah yang berdzikir Al Fatihah…
12. Waala niyati: MEMINTA ILMU TAPAK GENI al fatihah… setelah itu baca: AL IKHLAS (3 X), AL FALAQ (1 X), AN NAAS (1 X), lalu baca SHOLAWAT NABI (3 X), SYAHADAT, LA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIHIL ALIYYIL AZHIIM NARUDDU BIKAL A’DA-A MIN KULLI WIJHATIN WABIL ISMI NARMIHIM MINAL BU’DI BISY SYATAT. SHOWA-IQ JIM SHOOIQOH (7 X). dilanjutkan dengan zikir YA MUNTAQIM (690 X).
Ritual ini dilakukan setelah sholat subuh selama 21 subuh dan maaf ilmu ini hanya untuk kaum muslim saja. Cara menggunakannya, baca kuncinya yaitu SHOWA-IQ JIM SHOOIQOH. Kemudian tiupkan ke tangan lalu dorongkan telapak tangan ke depan dengan menghembuskan nafas dari hidun. Niatkan dalam hati pukulan apa yang ingin kita lontarkan apakah api, air, atau angin. @@@

Sabtu, 24 November 2012

Aji Lampah Lumpuh

Duduk posisi bersila. Dengan keyakinan penuh, bayangkan tubuh musuh berada di depan anda duduk. Gunakan Ajian Lampah Lumpuh baca 3 x WANUKFIKHO FISHUURI FASHO’IQO MAN FISSAMAAWAATI WAMAN FIL ARDLI ILLAA MAN SYA-ALLOOHU TSUMMA NUFIKHO FIIHI UKHROO FAIDZAAHUM QIYAAMUYYANDZHURUN, W A-ASYROQOTIL ARDLU BINUURI ROBBIHAA WAWUDLI AL KITAABU WAJII-A BINNAABIYYIINA WASYSYUHADAA-I WAQUDLIYA BAINAHUM BILHAQQI WAHUM LAA YUZHLAMUN.
INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN AYYAQULA LAHU KUN ( tahan nafas bayangkan kematian target di atas) …. FAYAKUN. 1X
Setelah energi terkumpul dan Pukulkan ke bagian tubuhnya yang mematikan. Tunggu dengan istiqomah lawan anda akan mengalami kematian secara cepat. Semoga bermanfaat.

Rabu, 21 November 2012

Syahadat Serbaguna

Amalan ini merupakan ilmu dasar dan pamungkas sebuah ajaran. Kenapa disebut serba gunam sebab ilmu ini memiliki banyak manfaat dan kekuatan yang sejuk dan lembut. Dan kenapa disebut sebagai dasar dan pamungkas ilmu, karena sangat tergantung pada zikir dan kekhusyukannya. Semakin banyak zikir semakin besar kekuatannya.

Ilmu ini merupakan ilmu yang dulu dikembangkan leluhur Cirebon yang di sebarkan keluarga besar BUMI SEGANDU INDRAMAYU. Pada kesempatan kali ini juga, saya minta ijin kepada sedulur yang sama memegang SS untuk mengupload di blog ini.
Bunyi lafal Sahadat Serbaguna adalah:
BISMILLAHIRROHMANIROHIM ASHADUALLA ILAHAILALLAH WA ASHADU ANA MUHAMMADAR RASULULOH, ALLAH MUHAMMAD RASULULLAH SAYA MINTA PADAMU ALLAH ……(ucap permintaan) LAILLAHAILALLAH MUHAMADAR ROSULULLOH.

Selanjutnya zikirkan ALLAH terus dengan menahan nafas. Amalan lengkapnya sebagai berikut: tulis lafal dengan huruf arab, kecuali yang latin ditulis dengan latin. Baca Lafal diatas tiap hela nafas sampai zikir ALLAH 1000 x  dalam waktu 3 hari lalu kertas tadi dibakar lalu abu di campur dengan air kopi lalu minum.

Di dalam zikir kita akan menemui beberapa kejadian seperti tubuh bergetar, seperti banyak cahaya masuk pada tubuh kita, dan kita seperti berada di alam yang indah. Bila seperti itu, berarti kita cocok atau “hak” menggunakan ilmu ini. Jika terasa panas, seperti dilempar dan kita ketakutan maka jangan dilanjutkan karena itu berarti tidak cocok. Ilmu ini berfungsi seperti apa yang empunya inginkan.

Di dalam tradisi Dayak Dermayu, dzikir semacam ini disebut “emboke elmu” dimana SS ini bisa memanggil ilmu lain dengan cara sebutkan ilmu sesuai permintaan kita.  Terakhir, untuk menguatkan amalan dzikir tersebut maka hendaknya kita selalu berdzikir ALLAH sebanyak-banyaknya dimanapun, kapanpun dan bagaimana pun kondisi kita. ***

Bala Sewu Versi Islam

ASMA BALA SEWU adalah ASMA agar sdulor selalu di kawal oleh seribu malaikat yang akan mengkawal anda dan melindungi dari serangan apapun,siapapun dan berapapun jumlahnya orang yg menyerang.dengan doa inh insya allah anda akan selalu di lindungi oleh nya dimanapun brada.orang yang berniat jahat akn takut,karena seoalah olah anda bersama orang yg bnyak dan siap membntu anda,biarpun musuh anda mengroyok anda,anda cukup diam dan bc amalan ini terus menerus,musuh anda tidak akan bisa menyenth anda walau hanya 1 m pun. Musuh anda akan terpental,semakin anda membca nya dan mengharap pertolonganya smakin jauh terdamparnya musuh anda.
Ini doa nya:
ALLAAHUMMA MA’ALLAAHI NAASHIRUN A’DAA UN SARHUN QADIIRUN AAMIINUN YAA RABBAL ‘AALAMIIN,WASHALLALLAHU ‘ALAA SAYYDINAA MUHAMMADIN WA AALIHI WASHAHBIHI AJMA’IN BIRAHMATIKA YAA ARHAMRRAAHIMIIN.
_Dibaca setelah solat fardhu sebanyak yang anda mampu.
Wassalam

Aji Sriwangi

salam,,
ta'dzim sepepuh KWA INDONES dan ketua KWA INDONESIA bpk. hj widoyo, pemimpin bolo wong alus yg di rahmati.

mari kita sampaikan al fatehah kpd nabi kita muhammad saw,

yg telah membawa kita, dari kegelapan ke alam yg terang benderang .

ajian sriwangi adalah ajian pengasihan, yg berguna untuk semua orang.

sebaiknya ajian sriwangi ini di wiritkan, setelah selesai shalat 5 waktu sehari semalam, sebanyak 16 kali.

khasiat 2 ajian sriwangi:

1.) wibawa
2.) pengasihan

silahkan di simak bacaan ajian sriwangi, di bawah ini:


bismillahirrahmanirrahin
allahu ya wangi,
muhammad ya wangi,
ingsun amatek ya prabu wangi,
teko welas teko asih ya wangi,
soko kersaning allah.


ajian sriwangi ini, sangat berguna sekali.
apabila ajian sriwangi ini sudah hafal di luar kepala.
mukjizat akan datang kpd diri sendiri.

barokallahu alla muhammad,
assalamu'alaikum wr,wb.

Source : http://wongalus.mywapblog.com/ajian-sriwangi.xhtml

Ajian Seribu bayangan

di sini saya ingin berbagi cerita, bukan ilmu gaib.

BELAJAR DARI KEYAKINAN:

kegunaan ya banyak sekali di antara ya adalah:

1: di sayangi semua orang
2: dapat di percaya semua orang
3: mendapatkan ke istimewaan dlm diri sendiri
4: apapun di kerjakan dan hasil ya memuaskan
5: dilindungi dan di rohmati

di antara kegunaan di atas, tentu sangat berguna sekali dalam diri kita sendiri.

berusaha dengan keyakinan akan mencapai keberhasilan, percaya lah.
jangan pernah menyerah, berusahlah dan berdoa dengan keyakinan.

insyaallah mudahan apa yg kami sampaikan di sini bisa, berguna buat kita semua, amin.
saya akhiri dengan assalamualaikum wr, wb.

Jumat, 02 November 2012

Meditasi

Dalam olah batin, meditasi menjadi salah satu topik pembicaraan yang tiada habis-habisnya. Tentu hal tersebut ada sebabnya, sebabnya tiada lain karena meditasi adalah salah satu usaha proses untuk meningkatkan pengembangan pribadi seseorang secara total. Tulisan ini didasari oleh pengalaman pribadi dan pengalaman temen-temen penulis yang melakukan laku olah batin serta berbagai literatur mengenai meditasi.

Tulisan ini merupakan usaha melengkapi tulisan J. Sujianto yang berjudul “ Pengembangan Kwalitas Pribadi di Bidang Kebatinan, suatu Proses Meningkatkan Kreatifitas dan Pengetahuan Dunia Gaib “

Apakah Meditasi ?

Mengusahakan rumus yang pasti mengenai arti meditasi tidaklah mudah, yang dapat dilakukan adalah memberi gambaran berbagi pengalaman dari mereka yang melakukan meditasi, berdasarkan pengalaman meditasi dapat berarti :

1. Melihat ke dalam diri sendiri

2. Mengamati, refleksi kesadaran diri sendiri

3. Melepaskan diri dari pikiran atau perasaan yang berobah-obah, membebaskan keinginan duniawi sehingga menemui jati dirinya yang murni atau asli.

Tiga hal tersebut diatas baru awal masuk ke alam meditasi, karena kelanjutan meditasi mengarah kepada sama sekali tidak lagi mempergunakan panca indera ( termasuk pikiran dan perasaan ) terutama ke arah murni mengalami kenyataan yang asli.

Perlu segera dicatat, bahwa pengalaman meditasi akan berbeda dari orang ke orang yang lain, karena pengalaman dalam bermeditasi banyak dipengaruhi oleh latar belakang temperamen, watak dan tingkat perkembangan spiritualnya serta tujuan meditasinya dengan kulit atau baju kebudayaan orang yang sedang melaksanakan meditasi.

Secara gebyah uyah ( pada umumnya ) orang yang melakukan meditasi yakin adanya alam lain selain yang dapat dijangkau oleh panca indera biasa. Oleh karena itu mungkin sekali lebih tepat jika cara-cara meditasi kita masukkan ke golongan seni dari pada ilmu. Cara dan hasil meditasi dari banyak pelaku olah batin dari berbagai agama besar maupun perorangan dari berbagai bangsa, banyak menghasilkan kemiripan-kemiripan yang hampir-hampir sama, tetapi lebih banyak mengandung perbedaan dari pribadi ke pribadi orang lain. Oleh karena itu kita

dapat menghakimi hasil temuan orang yang bermeditasi, justru keabsahan meditasinya tergantung kepada hasilnya, umpamanya orang yang bersangkutan menjadi lebih bijaksana, lebih merasa dekat dengan Tuhan, merasa kesabarannya bertambah, mengetahui kesatuan alam dengan dirinya dan lain-lainnya.

Keadaan hasil yang demikian, sering tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang ( masyarakat ) di sekitar diri orang tersebut karena tingkah-lakunya maupun ucapan-ucapannya serta pengabdiannya kepada manusia lain yang membutuhkan bantuannya, mencerminkan hasil meditasinya.

Cara-cara dan akibat bermeditasi.

Cara bermeditasi banyak sekali.

Adapun yang memulai dengan tubuh, arti meditasi dengan tubuh adalah mempergunakan menyerahkan tubuh ke dalam situasi hening. Lakuknya adalah dengan mempergunakan pernafasan, untuk mencapai keheningan, kita menarik nafas dan mengeluarkan nafas dengan teratur. Posisi tubuh carilah yang paling anda rasakan cocok / rileks, bisa duduk tegak, bisa berbaring dengan lurus dan rata. Bantuan untuk lebih khusuk jika anada perlukan, pergunakan wangi-wangian dan atau mantra, musik yang cocok dengan selera anda, harus ada keyakinan dalam diri anda, bahwa alam semesta ini terdiri dari energi dan cahaya yang tiada habis-habisnya. Keyakinan itu anda pergunakan ketika menarik dan mengeluarkan nafas secara teratur. Ketika menarik nafas sesungguhnya menarik energi dan cahaya alam semesta yang akan mengharmoni dalam diri anda, tarik nafas tersebut harus dengan konsentrasi yang kuat. Ketika mengelurkan nafas dengan teratur juga, tubuh anda sesungguhnya didiamkan untuk beberapa saat. Jika dilakukan dengan sabar dan tekun serta teratur, manfaatnya tidak hanya untuk kesehatan tubuh saja tetapi juga ikut menumbuhkan rasa tenang.

Bermeditasi dengan usaha melihat cahaya alam semesta, yang dilakukan terus menerus secara teratur, akan dapat menumbuhkan ketenangan jiwa, karena perasaan-perasaan negatif seperti rasa kuatir atau takut, keinginan yang keras duniawi, benci dan sejenisnya akan sangat berkurang, bahkan dapat hilang sama sekali, yang hasil akhirnya tumbuh ketenangan. Meditasi ini harus juga dilakukan dengan pernafasan yang teratur.

Kesulitan yang paling berat dalam bermeditasi adalah “ mengendalikan pikiran dengan pikiran “ artinya anda berusaha “ mengelola “ pikiran-pikiran anda, sampai mencapai keadaan “ Pikiran tidak ada “ dan anda tidak berpikir lagi, salah satu cara adalah “ mengososngkan pikiran “ dengan cara menfokuskan pikiran anda kepada suatu cita-cita, umpamanya cita-cita ingin menolong manusia manusia lain, cita-cita ingin manunggal dengan Tuhan. Cita-cita ingin berbakti kepada bangsa dan negara, cita-cita berdasarkan kasih sayang dan sejenis itu menjadi sumber fokus ketika hendak memasuki meditasi. Secara fisik ada yang berusaha “ mengosongkan pikiran

“ dengan memfokuskan kepada “ bunyi nafas diri sendiri “ ketika awal meditasi, atau ada juga yang menfokuskan kepada nyala lilin atau ujung hidung sendiri.

Jika proses meditasi yang saya lukiskan tersebit diatas dapat anda lakukan dengan tepat, maka anda dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam pengertian spiritual, yang akibatnya pasti baik untuk diri anda sendiri, mungkin juga bermanfaat untuk manusia lain

Sesuatu itu jangan dijadikan tujuan meditasi, karena hasil sesuatu itu adalah hasil proses meditasi, bukan tujuan meditasi.

Jika dalm proses tersebut pikiran anda belum dapat anda “ kuasai atau hilangkan “ janganlah putus asa atau berhenti, tetapi juga memaksakan diri secara keterlaluan. Pengembangan selanjutnya dari proses meditasi tersebut, anda sendiri yang akan menemukan dan meneruskannya, karena berciri sangat pribadi.

Untuk dapt berhasil anda sangat perlu memiliki motivasi yang cukup pekat dan dalam, sehingga dengan tiada terasa anda akan bisa khusuk dalam keheningan bermeditasi. Jika menemui sesuatu, apakah itu cahaya atau suara atau gambaran-gambaran, jangan berhenti, teruskan meditasi anda. Pengalaman sesudah keadaan demikian, hanya andalah yang dapat mengetahui dan merasakannya, karena tiada kata kalimat dalam semua bahas bumi yang dapat menerangkan secara gamblang. Dalam keadaan demikian anda tidak lagi merasa lapar, mengantuk bahkan tidak mengatahui apa-apa lagi, kecuali anda tersadar kembali. Biasanya intuisi anda akan lebih tajam sesudah mengalami proses meditasi yang demikian itu, dan mungkin pula memperoleh “ pengetahuan “ tentang alam semesta atau lainnya.

Di dalam serat Wulang Reh, karya “kasusastran” Jawa (dalam bentuk syair) yang ditulis oleh Kanjeng Sunan Paku Buono IV, terdapat juga ajaran untuk hidup secara asketik, dengan mana usaha menuju kasampurnaning urip

Pada gulangen ing kalbu ing sasmita amrih lantip aja pijer mangan nendra kaprawiran den kaesti pesunen sarira nira sudanen dhahar lan guling (Intinya, orang harus melatih kepekaan hati agar tajam menangkap gejala dan tanda-tanda. termasuk ajaran tak boleh mengumbar nafsu makan serta tidur).

SAMADI

Samadi berasal dari kata : Sam artinya besar dan Adi artinya bagus atau indah. Seseorang yang melakukan samadi adalah seseorang yang mengambil posisi-patrap untuk meraih budi yang besar, indah dan suci.

Budi suci adalah budi yang diam tanpa nafsu, tanpa keinginan dan pamrih apapun. Inilah kondisi suwung ( kosong ) tetapi sebenarnya ada aktifitasdari getaran hidup murni murni sebagai sifat-sifat hidup dari Tuhan.

Budi suci terlihat seperti cahaya atau sinar yang disebut Nur, Nur itu adalah hati dari budi. Kesatuan dari budi dan nur secara mistis disebut curigo manjing warongko atau bersatunya kawula dan Gusti atau juga biasa digambarkan Bima manunggal dengan Dewa Ruci.

Istilah lainnya ialah Pangrucatan atau Kamukswan, pangrucatan itu arinya dilepas, apa yang dilepas ? pengaruh dari nafsu . mukswa artinya dihapus, apa yang dihapus ? pengaruh dari nafsu, oleh karena itu samadi adalah satu proses dari penyucian budi, budi menjadi nur. Di dalam nur ini, kawula bisa berkomunikasi dengan Gusti untuk menerima tuntunan sesuai dengan kedudukannya sebagai kawula.

Praktek Samadi

Waktu bersamadi orang bisa mengambil posisi duduk atau tidur telentang diatas tempat tidur. Pilihlah tempat yang bersih, tenang dan aman, bernafaslah dengan santai, pada posisi tidur kaki diluruskan, kedua tangan diletakkan didada. Dengarkanlah dengan penuh perhatian suara nafas dengan tenang, menghirup dan mengeluarkan udara melalui hidung. Ini akan membuat pikiran menjadi tidak aktif. Nikmatilah suara nafas dengan jalan menutup mata, ini sama seperti kalau memusatkan pandangan kepada pucuk hidung. Dengan melakukan ini, pikiran dinetralisir demikian juga angan-angan dan pengaruh panca indera. Sesudah itu nafsu dinetralisir didalam indera ke enam. Bila berhasil orang akan berada dalam suwung dan nur mendapatkan tuntunan mistis yang simbolis.

Manusia.

Manusia dicaptakan oleh Tuhan, manusia adalah makluk yangmempunyai :

1. Badan jasmani – badan kasar.

2. Badan jiwa – badan alus.

3. Badan cahaya – nur atau suksma

Dengan susunan seperti tersebut diatas, diharapkan akan mampu mengetahui “ Sangkan Paraning Dumadi “ ( makna perjalanan kehidupan )

Memahami Jagad Raya.

Sebelum adanya jagad raya, tidak ada apa-apa kecuali kekosongan dan suwung. Didalam suwung terdapat sifat-sifat hidup dari Tuhan, jagad raya adalah suatu Causa prima. Sifat-sifat hidup Tuhan terasa seperti getaran dan getaran ini terus menerus. Ada tiga elemen yang terdiri dari :

1. Elemen merah dengan sinar merah, ini panas

2. Elemen biru dengan sinar biru, ini dingin

3. Elemen kuning dengan sinar kuning, ini menakjubkan.

Elemen-elemen ini selalu bergetar. Sebagai hasil dari perpaduan ketiga elemen tersebut, elemen ke empat lahir dengan warna putih atau putih keperak-perakan dan inilah yang disebut nur. Nur itu adalah sari dari jagad raya, ada yang menjadi calon planet, ada yang menjadi badan budi atau jiwa yaitu badan jiwa dari manusia, ketika nur menjadi sari dari badan jasmani manusia. Itu artinya didalam jagad raya dan galaksi akan selalu dilahirkan planet-planet dan bintang-bintang baru. Kondisi dari planet-planet yang baru dilahirkan bisa berbeda antara yang satu dengan yang lain, karena tergantung kepada pengaruh dari tiga elemen tersebut, ada planet yang bisa dihuni dan yang tidak bisa dihuni.

Miyos saking renteging hawa

ambedah anggit prayitnaing pikir

sesumeh bayu ayuning asih

njembari pajar latuning titah

ilang lunganing ngawang

nemoni asrep reseping wening

Ono sanepa kagem pepiling

Wong kang ambudi daya kalawan anglakoni tapa utawa semedi kudu kanthi kapracayan kang nyukupi apa dene serenging lan kamempengan anggone nindhakake. Atine kudu santosa temenan supaya wong kang nindhakake sedyane mau ora nganti kadadeyan entek pengarep-arepe yen kagawa saka kuciwa dening kahanane badane, wong mau kudu nindakake pambudi dayane luwih saka wewangening wektu saka katamtuwaning laku kang dikantekake marang sawiji-wijining mantram lan ajaran ilmu gaib awit gede gedening kagelan iku ora kaya wong kang gagal enggone nindakake lakune rasa kuciwa kang mangkono iku nuwuhake prihatin lan getun, nganti andadekake ciliking ati lan enteking pangarep-arep. Sawise wong mau entek pangarep arepe lumrahe banjur trima bali bae marang panguripan adat sakene mung dadi wong lumrah maneh.

Kawruhana wong kang lagi miwiti ngyakinake ilmu gaib sok sok dheweke iku mesthi nemoni kagagalan kagagalan kang nuwuhake rasa kuciwa. Sawijining wewarah kang luwih becik tumrap wong kang lagi nglakoni kasutapan iya iku ati kang teguh santosa aja kesusu-susu lan aja bosenan ngemungake wong kang anduweni katetepan ati lan santosaning sedya sumedya ambanjurake ancase iya iku wong kang bakal kasembadan sedyane. Wong ngyakinake prabawa gaib iku anduweni kekarepan supaya dadi wong lanang temenan kang diendahake dening wong akeh, iya anaa ing ngendi wae enggone nyugulake dirine, Amarehe diwedeni ing wong

akeh panguwuhe gawe kekesing wong yen anyentak dadi panggugupake lan gawe gemeter dirine, ditrisnani ing wong akeh pitembungane digatekake lan pakartine diluhurake ing wong akeh, iya pancen nyata wong liyane mesthi tunduk marang sawijining wong kang ahli ilmu.

Wong ahli kasutapan tansah yakin enggone ngumpulake kekuwatan gaib ing dalem dhirine. Ana paedahe kang migunani banget manawa wong nindakake pambudi daya kalawan misah dheweke ana ing papan kang sepi karana tinimune kekuwatan gaib iku sok-sok tinemu dhewekan ana ing sepen. Wong ahli kasutapan kudu budidaya bisane nglawan marang nepsune kekarepan umum (kekarepan wong akeh kang campur bawur ngumandang ana ing swasana), kalawan tumindak mangkono wong ahli kasutapan mau dadi nduweni pikiran-pikiran kang mardhika, iya pikiran-pikiran kang mangkono iku kang bisa nekakake kasekten gaib.

Sangsaya akeh kehing kang kena tinides, uga sangsaya gedhe tumandhoning kekuwatan gaib kang kinumpulake. Kekuwatan gaib iku tansah makarti tanpa kendhat enggone mujudake sedya lan nganakake kekarepan. Wong ahli kasutapan kudu anduweni ati kang tetep lan kekarepan kan dereng, kalawan ora maelu marang anane pakewuh pakewuhe lan kagagalan-kagagalaning. Kasekten iku kaperang ana rong warna, iya iku kasekten putih (Witte magie/white magic) utawa kasekten ireng (Zwarte magie/Black Magic). Awit saka anane perangan mau banjur dadi kanyatan yen perangan kang sawiji iku becik, dene perangan liyane ala.

Kasekten putih iku satemene ilmu Allah Kang Maha Luhur wis mesthi bae kapigunakake mligi kanggo kaslametane wong akeh. Dene kasekten ireng iku ilmu kaprajuritan kang kapigunakake luwih-luwih kanggo nelukake kalayan paripaksa, sarta bakal anjalari kacilakaning wong liya. Ananing sakaro karone saka sumber ilmu Allah sarta sakaro karane iku padha dipigunakake kalawan atas asma Allah. Tinemune ilmu-ilmu kasekten iki saranane kalawan kekuwataning pikiran pikiran iku manawa kagolongake meleng sawiji bisa nuwuhake kekuwatan kaya panggendeng kang rosa banget tumrap marang apa bae kang dipikir lan disedya.

Wong kang nglakonitapa kalawan nindakake laku-laku kang tinemtokake wis mesthi bae gumolonging pikirane bebarengan padha kumpul dadi siji sarta katujokake marang apa kang disedya kalawan mangkono iku kekuwatan daya anarik migunakake sarosaning kekuwatane banjur anarik apa kang dikarepake. Swasana kang katone kaya dene kothong bae iku satemene ana drate rupa-rupa kayata : geni murub emas kayu lemah waja, electrieiteit zunrstof koolzunr sarpaning Zunr lan isih akeh liya-liyane maneh.

Samengko umpamane ban ana sawijining wong kang lagi tapa kalawan duwe sedya supaya andarbeni daya prabawa kang luwih gedhe sarta anindakake sakehing kekuwatan pikiran kalawan ditujokake marang sedyane mau nganti nuwuhake daya prabawa. Kekuwataning daya anarik saka pikiran iku banjur anarik dzat ing swasana kang pinuju salaras karo daya prabawa mau kalawan saka sathithik sarta sareh dzat daya prabawa kang ing swasana iku katarik mlebu ing dalem badane wong kang lagi tapa mau. Kalawan mangkono dzat “prabawa” iku dadi kumpul ing

dalem badane wong narik dzat iku nganti tumeka wusanane badane wong ahli tapa, iku bisa metokake daya prabawa kang gedhe daya karosane.

Wong kang andarbeni ilmu kang mangoko iku dadi sawijining wong kang sakti mandraguna. Tumrap wong-wong kang nglakoni tapa ditetepake pralambang telu : Diyan, Jubah lan Teken. Diyan minangka pralambanging pepadhang, tumrap kahanan kang umpetan utawa gaib. Jubah minangka dadi pralambange katentremaning ati kang sampurna, dene teken minangka dadi pralambanging kekuwatan gaib.

Ing dalem sasuwene wong nglakoni tapa iku prelu banget kudu migateake marang sirikane, kayata : wedi, nepsu, sengit, semang-semang lan drengki. Rasa wedi iku sawijining pangrasa kang luwih saka angel penyegahe. Menawa isih kadunungan rasa wedi ing dalem atine wong ora bakal bisa kasambadan apa kang disedyaak. Kalawan “rasa wedi” iku atining wong dadi ora bisa anduweni budi daya apa-apa.

Sajrone nglakoni tapa utawa salagine ngumpulake kekuwatan gaib, atining wong iku mesthi kudu tetep tentrem lan ayem sanadyan ana kadadeyan apa wae. Manawa atine wong iku nganti gugur, kasutapan iya uga dadi gugur lan kudu lekas wiwit maneh. Gegeman kalawan wadi sakehing ilmu gaib lkang lagi pinarsudi, luwih becik murih nyataning kasekten tinimbang karo susumbar kalawan kuwentos kayakenthos.

“Nepsu” iku andadekake tanpa dayane kekuwataning batin. “Semang-semang” iku andadekake ati kang peteng ora padhang terang. “Sengit utawa drengki” iku uga dadi mungsuhing kekuwatan gaib. Wong kang lagi nindakake katamtuwan ing dalem kasutapan kudu kalawan ati kang sabar anteng lan tetep. Patrapebadan kang kaku lan kagugupan kudu didohake .

Aja sok singsot

Aja duwe lageyan sok nethek nethek kalawan driji tangan marang meja kursi utawa papan liyane.

Aja ngentrok-entrokake sikil munggah mudhun.

Aja sok anggigit kukuning dariji tangan.

Aja mencap-mencepake lambe.

Aja molahake lidhah lan andhilati lambe.

Aja narithilake kedheping mata.

Ngedohake sakehing saradan utawa bendana kang ora becik, kayata glegak-glegek molah-molahake sirah, kukur-kukur sirah, ngangkat pundhak lan liya-liyane sabangsane saradan kabeh.

Satemene perlu banget nyirnakake kekarepan “drengki” luk wit ngrasaning karep drengki iku banget nindhih marang diri pribadi. Ana maneh “drengki” iku kaya anggawa sawijining pikulan abot kang tansah nindhes marang dhiri lan sarupa ana barang atos medhokol kang angganjel pulung ati. “Drengki lan meri” iku mung anggawa karugiyan bae tumrap kita, ora ana gunane sathithik -thithika. Salawase wong isih anduweni pangrasan karep “drengki lan meri” iku ora bakal bisa tumeka kamajuwane tumrap dunya prabawaning gaib.

Ora mung tumindak bae tumrap sawijining wong bae bisa maluyakake wong liya kalawan kekuwatan gaib nanging uga tumindak tumrap sawijining wong maluyakake dhiri pribadi kalawan kekuwatan iku. Bisane maluyakake larane wong liya, mesthine kudu ngirima kekuwatan waluya marang sajroning badane wong kang lara. Manawa wong gelem naliti yen wong iku bisa ngumpulake kekuwatan gaib ing dalem badane dhewe lan ngetokake sabageyan kekuwatan gaib kawenehake marang wong liyane mestheni uwong bisa ngreti yen arep migunakake kekuwatan iku nganggo paedahe dhiri dhewe uga luwih gampang.

Supaya bisa nindhakake pamaluya marang dhirine dhewe kalawan sampurna wong ngesthi kudu mahamake cara-carane maluyakake panyakit. Iya iku cara-cara kang katindakake kanggo maluyakake wong liya lan wusanane ambudidaya supaya bisa migunakake obah-obahan iku marang awake dhewe.

Kawitane wong kudu nindakake patrape mangreh napas, kanggo negahake asabat. Dene carane ngatur napas iku kaprathelakake kalayan ringkes kaya ing ngisor iki :

Madika panggonan kang sepi.

Lungguha ing sawijining palinggihan kang endhek lan kepenak, sikil karo pisan tumapak ing lemah.

Badan kajejegake lan janggute diajokake.

Benik-beniking klambi kang kemancing padha kauculan, sabuk uga diuculi supaya sandangan dadi longgar lan kepenak kanggo tumindhak ing napas.

Pikiran katarik mlebu, supaya luwar saka sakehing geteran pikiran kaya saka ing jaba.

Sakehing urat-urat kakendokake.

Banjur narika napas kalawan alon lan nganti jero banget tahanen napas iku sawatara sekon/detik (kira-kira 6 detik) lan wusanane wetokna napas iku kalawan sareh.

Anujokna gumolonging pikiran kalawan ngetut marang napas kang mlebu metu iku kalawan giliran. Cara nindakake napas kaya ing ngisor iki :

Narik napas kalawan alon lan nganti jero ing sabisane, nganti dhadha mekar lan weteng dadi nglempet.

Nahan napas iku kira-kira nem saat utawa luwih suwe ing dalem paru-paru dhadhane cikben lestari mekare, lan wetenge cikben lestaringlempetake kalawan mangkono iku gurung dalaning napas tansah tetep menga.

Ambuangna napas kalawan alon nganti entek babar pisan nganti dhadha dadi kempes, lan weteng dadi mekar.

Banjurna marambah-rambah matrapake mangkono iku suwene kira-kira saka lima tumeka limolas menit utawa luwih suwe nganti bisa nemoni pangrasa anteng lan tentrem ing sajroning badan.

Carane matrapake kasebut ing dhuwur iku sawijining cara kanggo napakake napas, iki kena lan kudu ditindakake saben dina telung rambahan, dening sapa bae kang nglakoni tapa supaya oleh ilmu gaib. Daya kang luwih bagus iya iku miwiti makarti miturut pituduhan. Aja weya nindakake patrap kanggo napakake napas iku.

Cara matrapake tumindaking napas iku kena uga ditindakake kalayan leyeh-leyeh mlumah : ngendokake sakabehing urat-urat nyelehake tangan karo pisan sadhuwuring weteng lan nindakake lakuning napas miturut aturan. Daya ngisekake Prana Ngadeg kalawan jejeg sikil karo pisan kapepetake dadi siji lan driji -drijining tangan karo pisan dirangkep dadi siji kalawan longgar.

Banjur matrapa lakuning napas sawatara rambahan miturut aturan. Gawe segering utek lungguha kalawan jejeg lan nyelehna tangan karo pisan ing sandhuwuring pupu kiwa tengen: mripat mandheng marang arah ing ngarep kalawan tetep: sikil karo pisan tumadak ing lemah. Kalawan jempol tangan tengen anutup lenging grana sisih tengen lan anarika napas liwat lenging grana sisih kiwa, wusana nglepasake jempol iku banjur ambuwang napas lan nutupa lenging grana kiwa kalawan driji narika napas liwat lenging grana tengen, lepasna driji panutup iku lan ambuwanga napas. Mangkono sabanjure kalawan genti-genten kiwa lan tengen.

Rabu, 31 Oktober 2012

Ajian Amalan Macan Siliwangi

Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja.

Sumber : http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html
Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja. Read more: http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html#ixzz2ArxATaU3

Terimakasih Atas Kunjungannya|Original Post at:GlobalJ4V4|Powered By:KAMPUS WONG SINTING http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html
Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja. Read more: http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html#ixzz2ArxATaU3

Terimakasih Atas Kunjungannya|Original Post at:GlobalJ4V4|Powered By:KAMPUS WONG SINTING http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html
Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja. Read more: http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html#ixzz2ArxATaU3

Terimakasih Atas Kunjungannya|Original Post at:GlobalJ4V4|Powered By:KAMPUS WONG SINTING http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html
Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja. Read more: http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html#ixzz2ArxATaU3

Terimakasih Atas Kunjungannya|Original Post at:GlobalJ4V4|Powered By:KAMPUS WONG SINTING http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html
Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja. Read more: http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html#ixzz2ArxATaU3

Terimakasih Atas Kunjungannya|Original Post at:GlobalJ4V4|Powered By:KAMPUS WONG SINTING http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html
Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian MACAN SILIWANGI ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib. Mantranya: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH. Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja. Read more: http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html#ixzz2ArxATaU3

Terimakasih Atas Kunjungannya|Original Post at:GlobalJ4V4|Powered By:KAMPUS WONG SINTING http://globalj4v4.blogspot.com/2012/06/amalan-ajian-macan-siliwangi.html

Senin, 29 Oktober 2012

Modul Olah Batin

Selain tubuh fisik, tiap orang sejak dilahirkan sudah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Perkasa sebuah perangkat lunak (software) yaitu batin/rasa pangrasa. Siapapun orangnya, agama dan kepercayaan apapun yang dia anut Tuhan tetap memberinya perangkat ini. Ini adalah bentuk Maha Kasih dan Maha Sayang Tuhan kepada manusia. Amat sangat tidak mensyukuri karunia Tuhan jika kita tidak mendayagunakan kemampuan batin ini untuk kemanfaatan hidup kita.

Pada sesi kali ini, kami secara berlanjut akan memaparkan pembelajaran praktis OLAH BATIN tingkat dasar yang kami khususkan untuk para pemula, dan setelah selesai nanti dilanjutkan dengan pembelajaran tingkat sedang dan terakhir pembelajaran tingkat tinggi. Sedapat mungkin kami tidak memaparkan teori-teori metafisis di dalamnya dengan tujuan agar bisa langsung dipraktekkan dan segera memberikan kemanfaatan praktis bagi hidup sehari-hari. Setiap materi diupayakan berangkat dari praktik langsung. Salam hormat. (wongalus).

MATERI I: FOKUS PIKIRAN

BAHAN : lilin.

CARA LATIHAN: Duduk bersila di depan lilin yang dinyalakan. Lihat lilin dan pikiran terkonsetrasi pada TITIK API di dalam nyala lilin. Nafas dan pikiran mengalir pelan seperti biasa dan tidak perlu dirakayasa.

LAMA LATIHAN: 30 menit, sehari satu kali menjelang tidur.

TANDA-TANDA BERHASIL: Nyala api tidak terlihat.

TARGET : Pikiran fokus pada satu titik persoalan. Tidak kacau dan melompat lompat. Pencapaian kemajuan olah batin akan terganggu dan mengalami kemunduran bila pikiran tidak murni. Tujuan latihan ini adalah untuk menemukan garis pikiran yang lurus. Tidak mudah ragu-ragu menemukan keputusan tepat. ***

MATERI II: KEKUATAN KEINGINAN/NIAT

BAHAN : cahaya matahari

CARA LATIHAN: Berdiri atau duduk bersila di tanah lapang, teras, lantai atas dan lain-lain yang terkena sinar matahari secara langsung. Pejamkan mata dan biarkan tubuh terkena sinar matahari. PIKIRAN dan NIAT terfokus pada latihan agar memiliki niat yang kuat belajar olah batin. Nafas mengalir pelan seperti biasa dan tidak perlu dirakayasa.

LAMA LATIHAN: 10 menit pagi hari. Lebih lama lebih baik.

TANDA-TANDA BERHASIL: Tidak pernah absen untuk berlatih selama satu bulan.

TARGET : Keinginan yang kuat adalah kunci sukses belajar olah batin. Niat yang kuat akan mampu menghindar dari belokan rintangan yang datang tidak terduga. ***

MATERI III: TAHAN MENDERITA

BAHAN : masalah hidup yang menyedihkan dan menjengkelkan.

CARA LATIHAN: Saat masalah muncul: JANGAN MENGELURH, NGGRUNDEL, GRENENGAN. CUKUP DIAM DAN PASRAH.

LAMA LATIHAN: tidak terbatas. Bila masalah datang, tidak emosional dan marah. Sekali marah muncul, energi batin Anda banyak tersedot. Kekuatan batin sama dengan kekuatan tubuh yang menyimpan banyak tenaga. Bila kekuatan tubuh energi berasal dari makanan, maka energi kekuatan batin berasal dari BANYAK AMAL & MEMBANTU ORANG LAIN

TANDA-TANDA BERHASIL: Tidak pernah MARAH, IKHLAS, SABAR DAN PASRAH.

TARGET : Olah batin adalah berlatih mengendalikan emosi dan perasaan agar tenang dan santai menghadapi masalah apapun. Kekuatan batin akan didapatkan bila PIKIRAN dan EMOSI tidak bergeser yaitu pada satu SUMBER ENERGI. Sehingga bila ingin daya batin meningkat maka kita perlu pengendalian emosi dan ketenangan batin. Kekuatan batin semakin lama semakin meningkat. Tahan ujian hidup dan penderitaan.***

Sekarang, Anda akan memasuki fase lanjutan setelah latihan di atas yaitu latihan FOKUS PIKIRAN, KEKUATAN KEINGINAN dan TAHAN MENDERITA. Ketiga latihan tersebut menjadi DASAR atau PONDASI bagi latihan selanjutnya yang akan dipaparkan di bawah ini:

MATERI IV :
MEWUJUDKAN KEINGINAN DALAM WUJUD FISIK

BAHAN : Keinginan. Misalnya keinginan memiliki barang, benda, kekasih dll.

CARA LATIHAN: Sebelum tidur, gambar salah satu keinginan itu di angan-angan dan simpan di ingatan. Setiap hari semakin perjelas keinginan itu. Misalnya hari ini muncul keinginan memiliki mobil. Keesokan harinya, perjelas merk mobil. Lusa, perjelas apa warna mobil dan bentuk detailnya. Hari selanjutnya, dengan cara apa Anda memiliki mobil.

LAMA LATIHAN: Setiap saat sebelum tidur, sampai keinginan itu terwujud. Bisa memakan waktu bertahun-tahun. Ingatlah, suatu saat bila Anda telah berhasil mencapai keinginan maka itu adalah hasil latihan yang pernah Anda lakukan ini.

TANDA-TANDA BERHASIL: Keinginan terwujud

TARGET : Mampu mewujudkan atau membentuk keinginan yang abstrak ke keinginan yang fisik yang bisa dilihat dan dinikmati.***

MATERI V :
MEMANCARKAN GETARAN BATIN

Tiap pikiran akan memunculkan akibat yaitu Gelombang Getaran yang terpancar. Seperti gelombang radio yang dipancarkan dari pusat diri kita. Gelombang ini bergerak sama ke semua arah dengan kekuatan yang berangsur-angsur mengecil dan berbeda jaraknya. Selama kita memikirkan sesuatu dan memeliharanya, maka pancaran gelombang itu tetap terjaga. Namun pancaran akan berhenti bila pikiran berhenti atau berubah.

BAHAN : Pikiran POSITIF

CARA LATIHAN: Pancarkan salah satu pikiran positif kepada orang lain dan orang lain akan menerima pancaran itu secara positif pula. Ajak orang lain untuk membicarakan dan merencakanan hal-hal yang positif dan diskusikan dengannya.

LAMA LATIHAN: Setiap saat pancarkan pikiran positif sampai orang lain bisa benar-benar menangkap pancaran pikiran positif Anda. Bisa memakan cepat atau lambat tergantung kekuatan batin yang sudah Anda miliki.

TANDA-TANDA BERHASIL: Orang lain akan merespon pikiran kita dengan benar dan tanpa salah persepsi

TARGET : Mampu mewujudkan atau membentuk keinginan positif yang akhirnya diterima orang lain dan mereka bersama-sama setuju dengan keinginan kita.***

MATERI VI :
MENANGKAP GETARAN BATIN

Gelombang Getaran batin yang dipancarkan orang lain sedapat mungkin bisa kita tangkap dengan jelas. Bila ada ketidakjelasan, maka itu berarti batin kita belum sepenuhnya pekaDiharapkan agar kita selalu bisa menangkap getaran batin dengan terus mengolah daya batin.

BAHAN : Rasa Empati atau belas kasih.

CARA LATIHAN: Kita dalam posisi duduk atau berdiri namun diam di manapun tempatnya. Tidak berbicara sepatah kata pun. Mata dan telinga dibuka lebar-lebar. Amati setiap gerakan makhluk hingga yang paling kecil seperti gerakan lalat atau nyamuk.  Batin kita tidak memancarkan apa pun. Niatnya hanya PASRAH MENERIMA gelombang dan getaran-getaran daya batin yang terpancar di sekeliling kita.  Bila kebetulan ada orang lain yang punya niat, akan dengan mudah kita deteksi kemauan dan niatnya. Selanjutnya, bila memungkinkan ajak orang lain untuk membicarakan apa saja niatnya untuk kita.

LAMA LATIHAN: Setiap saat terima pikiran orang lain dengan jelas dan sederhana. Bisa memakan cepat atau lambat tergantung kekuatan batin yang sudah Anda miliki.

TANDA-TANDA BERHASIL: Bisa menangkap pikiran, kehendak, niat atau daya batin yang terpancar di sekeliling kita.

TARGET : Mampu menerima pesan batin dari daya batin apapun yang dipancarkan di alam semesta. Apakah itu pesan batin dari manusia, daripara leluhur yang sudah meninggal,  dari makhluk gaib termasuk  pesan langsung berupa pengajaran dari Tuhan ***

MATERI VII:

TELEPATI

Telepati adalah memancarkan dan menerima pesan batin yang disampaikan oleh orang lain/ makhluk lain secara jelas. Kemampuan telepati berarti penggabungan anyara kemampuan mengirimkan getaran batin kepada orang lain (MATERI V) dan kemampuan menerima getaran batin yang dipancarkan orang lain (MATERI VI)

BAHAN : Daya batin atau rasa (positif) untuk mengirim pesan dan rasa pasrah (netral) untuk menerima.

CARA LATIHAN: Latihan ini dilakukan berpasangan dan melibatkan dua orang. Masing-masing berada di sudut ruangan dan menghadap ke tembok. Dua orang memegang kertas dan bolpen. Satu orang memberi perintah untuk menggambar sebuah bidang (lingkaran, kotak, jajaran genjang dll) dan satu orang lainnya menebak pesan yang dikirmkan orang lain. Dicocokkan apakah pesan sudah tersampaikan dengan baik atau tidak. Latihan selanjutnya menebak angka mulai satuan, puluhan dst). Semakin lama berlatih tebakan akan semakin tepat. Hingga akhirnya kita bisa membaca pesan batin orang lain seperti kita membaca SMS.

LAMA LATIHAN: Bisa memakan cepat atau lambat tergantung rajin atau tidaknya latihan.

TANDA-TANDA BERHASIL: Bisa menangkap pesan yang dipancarkan orang lain dan juga bisa menerima pesan dengan jelas secara clear and distinc (jelas dan terpilah).

TARGET : Menghidupkan kembali kemampuan telepatis kita yang merupakan instink bawaan lahir yang sudah ada di dalam diri. Telepati ini banyak jenisnya, misalnya telepati naluri, telepati mental, telepati ruh dan seterusnya. Dalam kesempatan kali ini hanya dibahas telepati mental (daya batin)  terlebih dulu. Dengan pertimbangan bila sudah mampu menguasai kemampuan telepati mental ini, baru akan dibahas tentang telepati ruh. ***


MATERI VIII: MELIHAT TEMBUS TANPA BATAS/
TERAWANGAN DENGAN KEKUATAN BATINSetelah melalui latihan tingkat dasar, maka kita akan memasuki latihan selanjutnya yang kadar kesulitannya lebih tinggi yaitu: praktek melihat tembus tanpa batas.

BAHAN : Batin yang dilatih secara rutin dan terus menerus akan membuat pandangan mata batin semakin tajam hingga bisa meningkat untuk memasuki dimensi yang tidak lagi dibatasi jarak dan waktu.

CARA LATIHAN: Kita dalam posisi duduk bersila, posisi meditasi. Kedua tangan diletakkan di atas lutut dan kedua mata terarah ke depan lurus. Ambil napas dalam 4 hitungan dan keluarkan napas dalam 7 hitungan. Hitungan harus sama dan teratur.

Pejamkan mata dan pusatkan KE SATU TITIK DI ANTARA KEDUA MATA, agak maju ke depan sedikit. Pada titik pandang tadi bayangkan/gambarkan obyek yang akan Anda lihat. Misalnya saudara yang jauh dari tempat Anda, tetapi Anda sudah tahu betul tempatnya. Bayangkan diri Anda seolah-olah berada di depan rumah. Selanjutnya pusatkan obyek tadi dengan konsentrasi tinggi. Jangan hiraukan apapun juga yang ada di sekeliling Anda, misalnya suara atau gigitan nyamuk yang mengganggu maka Anda tidak boleh bergeming sedikitpun. Lihat dan awasi dengan mata batin pemandangan obyek tadi secara detail. Bila sudah tampak jelas, mendekatlah ke pintu rumah dan masuklah. Bayangkan ruh Anda bisa menembus dinding penghalang dengan mudah. Selidiki siapa saja yang berada di rumah dan aktivitas di dalam rumah. Setelah Anda berhasil maka kembalilah ke kesadaran semula dan buka mata Anda. Buktikan dengan badan fisik Anda, cocok atau tiak pengelihatan jarak jauh tadi. Ulangi sampai berhasil mendapatkan gambaran yang sama persis dengan kenyataan. Mulanya cari obyek yang paling dekat, misalnya kamar sebelah. Selanjutnya lebih jauh dan lebih jauh hingga jaraknya ribuan kilometer.

LAMA LATIHAN: Setiap hari. Lama latihan tergantung pada pandangan yang sudah terang. Bisa memakan cepat atau lambat tergantung kekuatan batin yang sudah Anda miliki.

TANDA-TANDA BERHASIL: Bisa melihat jarak jauh dengan akurasi yang tinggi.

TARGET : Mampu menembus ruang dan waktu dimanapun dan kapanpun. Sesuai dengan sifat ruh kita yang mengatasi ruang dan waktu. Ruh yang bersifat gaib juga akan mampu untuk menembus alam-alam gaib. ***

MATERI IX: MELIHAT TEMBUS ALAM GAIB DENGAN KEKUATAN BATINMemasuki latihan selanjutnya yang kadar kesulitannya lebih tinggi yaitu: praktek melihat ALAM GAIB. Namun perlu dipersiapkan mental kita agar tidak mengalami ketakutan dan stress saat mata batin kita benar-benar terbuka dan melihat alam gaib dengan terang benderang seperti melihat alam kita sehari-hari. Harus juga mempersiapkan diri untuk bertahan dari serangan gaib yang dilancarkan makhluk gaib yaitu dengan pasrah, sumeleh dan sumarah hanya pada Tuhan Yang Maha Esa

BAHAN : Kekuatan Batin yang sudah terlatih secara rutin dan terus menerus akan membuat pandangan mata batin semakin tajam hingga bisa meningkat untuk memasuki dimensi alam gaib. Cari tempat angker, misalnya kuburan atau rumah tua.

CARA LATIHAN: Kita dalam posisi duduk bersila, posisi meditasi. Kedua tangan diletakkan di atas lutut dan kedua mata terarah ke depan lurus. Ambil napas dalam 4 hitungan dan keluarkan napas dalam 7 hitungan. Hitungan harus sama dan teratur.

Pejamkan mata dan pusatkan KE SATU TITIK DI ANTARA KEDUA MATA, agak maju ke depan sedikit. Heningkan batin sehening heningnya sambil mengatakan dalam hati selama 13 kali:

“allahumma antas salam, qadia hajjadi
Ghoibbusirri masya’allah
La haula wala quwata illa billah”

Tahan napas dan pejamkan mata sampai tampak sinar gaib putih. Sesekali nafas dikeluarkan dan segera ambil nafas lagi.

Kemudian biarkan sinar putih menjadi kebiru-biruan berubah menjadi kekuning-kuningan kemudian membesar dan pecah kemudian lenyap. Setelah lenyap maka akan tampak pemandangan aneh yang belum pernah Anda lihat sebelumnya. Itulah alam gaib yang dihuni bangsa jin. Anda juga merasakan bau, warna, suara yang khas. Jangan terkejut dan takut bila mendapati banyaknya makhluk jin berseliweran, bahkan kadang mengganggu Anda. Misalnya jenis jin terendah gendruwo, jin mirip manusia, jin yang lebih luhur karena memiliki budaya dan agama. Tidak usah ganti menyerang mereka dengan tenaga fisik maupun tenaga dalam bila Anda diserang. Cukup pasrah dan sumeleh untuk secepatnya menghindar dari serangan mereka.

LAMA LATIHAN: Tergantung kesiapan mental. Lama latihan tergantung pada pandangan yang sudah terang. Bisa memakan cepat atau lambat tergantung kekuatan batin yang sudah Anda miliki.

TANDA-TANDA BERHASIL: Bisa melihat alam jin dengan akurasi yang tinggi.

TARGET : Mampu menembus alam gaib. Sesuai dengan sifat ruh kita yang mengatasi ruang dan waktu. Ruh yang bersifat gaib juga akan mampu untuk menembus alam-alam gaib sehingga tidak ada alas an bagi kita untuk takut apalagi mengingkari alam gaib. Tidak perlu memanfaatkan kekuatan batin kita untuk mencari keuntungan dengan memiliki banyak sahabat dan kenalan jenis jin ini. Kita anggap mereka adalah teman sesama makhluk Tuhan yang harus saling menghormati dan menyayangi tanpa bermaksud menyakiti.***


Sumber : http://wongalus.wordpress.com/

Rabu, 05 September 2012

Aji Balasewu

Kalau mempelajari aji balasrewu ini, musuh melihat kita seakan akan melihat makhluk yang menyeramkan dan musuh tidak akan memasuki pertahanan kita karena sangat kuat seperti baja, dan dapat memporak porandakan musuh dengan mudahnya, adapun ajian yang harus dibaca ialah:

INGSUN AMATAK AJIKU SI BALASREWU KANG TOPO INGGUWOGARBANE SI BAGASPATI SAKABEHING WIDODORO WIDODARI MALAIKAT NABI JIN SETAN PRIPRAYANGAN WIS LULUH SARIRO TUNGGAL SAKEHING MUNGSUH NGAREP MBURI KIWO TENGEN KEBLAT PAPAT PODHO KAMIGILAN KAPRABAWAN AJIKU SI BALASREWU KANG MBRUBUL METU MAEWU EWU TAN KENOPATI TEMAH PODHO GIRIS LUMAYU BUBAR SARSARAN IYO INGSUN ATINE BUAH.

Cara mengamalkannya, puasa nglonong 7 hari 7 malam tidurnya pada waktu malam dibawah tritisan rumah dengan beralaskan daun pisang bantalnya batu bata, adapun siang harinya

Fist Of 10,000 Hel Lv.2

Asma Pukulan Api ini memiliki dua kegunaan
yang sangat hebat, yakni untuk pukulan luar biasa
dan bisa untuk mengeluarkan api.
Agar pembaca tidak pettasatan, berikut ini kami
cantumkan amalannya Asma Pukulan Api, berikut
lakunya:

-BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM
LAA TUDRIKUL ABSHOORU
WAHUWA YUDRIKUHUL ABSHOOR
WAHUWA LATHIIFUL KHOBIIR 313 X


Lakunya :
- Di puasai puasa Biasa selama 3 hari, puasanya
dimulai pada hati kelahiran Anda. Kalau Anda tidak
tahu hari lahirnya Anda hari apa, puasanya
dimulai pada hari Rabu. Dan sebelumnya mandi
keramas terlebih dahulu pada hati pertama puasa.
- Selama puasa pada tengah malam Anda shalat
Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah
( khususnya kepada Nabi Muhammad saw., dan
Handayas ) dan membaca amalannya sebanyak
100 x. Syarat membacanya Anda duduk diatas
batu dan harus diluar rumah.
- Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu
amalannya dibaca sebanyak 7 x. Dan setelah
selesai puasanya setelah selesai shakt lima waktu
amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara
istiqomah.

Fist Of 10,000 Hell

Ini sebenarnya ilmu pribadi yang tidak boleh dipublikasikan, namun saya merasa sudah saatnya saya berbagi kepada sesama karena ilmu yang berkah adalah ilmu yang bermanfaat untuk diamalkan. Ilmu ini memiki keistimewaan yaitu mempunyai 3 jenis pukulan yaitu:
1. Pukulan air: pukulan ini untuk meredam sifat panas yaitu sifat api termasuk emosi, amarah dan api dalam pengertian yang sebenarnya. Pukulan ini juga dapat dijadikan benteng untuk melindungi suatu benda, rumah dll dari bahaya kebakaran.
2. Pukulan api. Pukulan ini berlawanan dengan pukulan air. Pukulan ini bersifat panas dan bersifat menghanguskan secara metafisik. Lawan yang terkena pukulan ini akan merasakan tubuhnya kepanasan sampai berminggu-minggu hingga melumpuhkan kehendak dan nafsunya sendiri.
3. Pukulan angin (bayu), dapat digunakan semua kehendak, jiwa dan raga karena seperti pepatah sehebat apapun pendekar jika kemasukan angin sedikit saja dia dapat lumpuh dan mati.
Untuk memiliki ilmu ini tata lakunya sebagai berikut:
1. Tawassul kepada Rasulullah, keluarga dan sahabatnya Al Fatihah…
2. Nabi Khidir bayla Ibnu Mulkan Al Fatihah…
3. Para nabi dan rasul Al Fatihah…
4. Syekh Abdul Qodir Al Jailani Al Fatihah…
5. Syekh Al Imam Ahmad bin Ali Albaubani Al Fatihah…
6. Para walisongo khususnya Kanjeng Sunan Kalijogo Al Fatihah…
7. Empat penghulu malaikat JIbril, , Mikail, Isrofil, Izroil Al Fatihah…
8. Guru-guru, kaum muslimin dan muslimat, ulama, para syuhada di seluruh penjuru bumi baik di dunia nyata maupun ghoib Al Fatihah…
9. Kedua orang tua, kedua mertua (bagi yg sudah berkeluarga) Al Fatihah…
10. Diri sendiri Al Fatihah…
11. Hamba Allah yang ghoib yang senantiasa mendampingi hamba Allah yang berdzikir Al Fatihah…
12. Waala niyati: MEMINTA ILMU TAPAK GENI al fatihah… setelah itu baca: AL IKHLAS (3 X), AL FALAQ (1 X), AN NAAS (1 X), lalu baca SHOLAWAT NABI (3 X), SYAHADAT, LA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIHIL ALIYYIL AZHIIM NARUDDU BIKAL A’DA-A MIN KULLI WIJHATIN WABIL ISMI NARMIHIM MINAL BU’DI BISY SYATAT. SHOWA-IQ JIM SHOOIQOH (7 X). dilanjutkan dengan zikir YA MUNTAQIM (690 X).
Ritual ini dilakukan setelah sholat subuh selama 21 subuh dan maaf ilmu ini hanya untuk kaum muslim saja. Cara menggunakannya, baca kuncinya yaitu SHOWA-IQ JIM SHOOIQOH. Kemudian tiupkan ke tangan lalu dorongkan telapak tangan ke depan dengan menghembuskan nafas dari hidun. Niatkan dalam hati pukulan apa yang ingin kita lontarkan apakah api, air, atau angin. @@@

Minggu, 05 Februari 2012

Wind Blow

Bagi para penggemar ilmu kanuragan dan tenaga dalam tidaklah lengkap tanpa memiliki jurus simpanan seperti "jurus pukulan angin". Sebab dengan memiliki jurus pukulan tersebut maka kekuatan daya lempar pukulan jarak jauh anda akan berlipat tanpa dibatasi dimensi ruang.


Sedangkan dalam olah ilmu kanuragan yang lain, jurus pukulan angin akan sangat mendukung kekuatannya dengan persyaratan "tak" menyalah gunakan dalam penggunaannya. Karena, dalam ilmu kanuragan jurus pukulan angin akan berfungsi negatif seperti halnya ilmu santet, tenung, maupun sihir. Meskipun penggunaannya tanpa melalui bantuan makhluk gaib / lelembut.
Untuk dapat memiliki kehebatan jurus tersebut di bawah ini ada beberapa petunjuk penting yang harus dilaksanakan :
1. Persiapan jiwa dan raga dengan keyakinan yangkuat dan niatan yang baik.
2. Suci lahir maupun bathin sebelum melaksanakan segala ketentuan dari persyaratan sebuah ilmu.
3, Menyediakan waktu khusus selama 3 hari untuk berpuasa hajat yang dapat dimulai pada hari selasa kliwon, Rebu Legi, dan Kamis Pahing.
4. Amalan bacaan asma' doa wajib diwirid sebanyak 100x setiap selesai melaksanakan sholat fardlu.
5. Pada hari puasa yang terakhir tidak diperbolehkan untuk tidur dimulai ternitnya faJAR hingga terbitnya fajar berikutnya.Alangkah baiknya bila pada malam tirakatan tersebut anda mengerjakan 2 rokaat sholat hajat dan diakhiri dengan mewiridkan asma' bacaan tersebut sebanyak 1.000x dan diakhiri dengan meniupkan nafas pada ke 2 telapak tangan anda dan sapukan kesekujur tubuh hingga merata.
6. Kemudian kuncikan pada "solar plexus" (pusar) sambil menahan pernafasan dengan penuh konsentarai dan penjiwaaan.
7.Setelah semua ketentuan di atas anda laksanakan betul-betul, maka ilmu jurus pukulan angin tersebut harus selalau anda pelihara dengan cara selalu mewiridkan bacaan asma' tersebut sebanyak 11x ulangan tanpa harus menshsn nsfsx.
Dan penggunaan jurus tersebut, harus dibscs asma' doa cukup satu kali saja tanps bernafas. 
Amalan yang sekalu dibaca adalah sebagai berikut :
"Bismillahir rahman nirrahiim
Sajail, ainail, aroil abramakna, Laa Khaul wla khuwata illa bila aliyil adziim.

Selamat mencoba dan berlatih

Chidori


TABITI TABILA USRI USRO TUMPU TANAH SARI BAGINDA ALI HAK
Efek Ilmu : pukulan kita seperti petir yg menyambar setiap yg kena pukulan akan gosong / atau menyebabkan luka dalam, bekas pukulan akan berwarna biru kehitaman….. ilmu sangat berbahaya walau kena angin saja sudah bisa menyebabkan luka seperti kena silet
Amalkan selama 7 hari berturut-turut dimulai pada malam jumat. Caranya : Baca mantranya 7x kemudian ambil cahaya yg ada dimata menggunakan tangan kanan dan gosok2kan kedua tapak tangan sampai terasa panas stelah itu kepalkan tangan kanan (jika anda org kidal /tangan kiri lakukan sebaliknya ) gosok2kan tinju anda ke tapak sebelah kiri seperti mengasah pisau…gosok sampai terasa panas.
Cara pemakaian baca 1 x sambila tarik nafas dan pada saat melepaskan pukulan keluarkan bersama suara HA (dihentak)@@@

AMALAN MEMBERSIHKAN BENDA SIHIR DAN SANTET


Bila Anda dimintai tolong untuk menghilangkan pengaruh sihir atau santet yang dimasukkan ke dalam tubuh seseorang, maka Anda dapat melakukan ritual pembersihan dengan cara sebagai berikut ini:
Sediakan 2 butir telur. Gelindingkan 2 butir telur itu ke tubuh penderita dengan tetap dipegang sambil membaca mantra ini 7 kali. Bunyi mantranya sebagai berikut:
JAHOL NYAWANE SETAN, LUKOCO NYAWANE BUTO, JAHILAN NYAWANE GENDRUWO, GUMETER NYAWANE JIN, DUMILAN NYAWANE DANGEN. SIRO SUMINGGAHO, NYAWANIRO WUS KOK GENGGEM DENING INGSUN.
Selesai menggelindingkan 2 telur dan bacaan tadi, letakkan telur pada piring. Pecahkan piring pertama, Insya Allah akan tampak benda-benda santet yang dimasukkan ke tubuh penderita. Misalnya paku, jarum, kaca, rambut dan lain-lain. Itu berarti di tubuh penderita sudah bersih dari benda santet.
Selanjutnya, pecahkan telur yang kedua, Insya Allah pada permukaan piring akan tampak secara keji orang yang mengirimkan santet tadi.
Bila Anda ingin lebih manjur untuk mengobati santet, maka Anda bisa menambah dengan amalan sebagai berikut: Malam hari sebelum mengobati penderita, bacalah ayat ini 1000 x: INNAHU ALAA RAJ’IHII LAQAADIR.
Selanjutnya keluar rumah dan lihatlah ke angkasa. Cari bintang/komet yang berpindah tempat “lintang ngalih” yang membentuk huruf alif. Tunggu sampai dapat 3 atau 7 lingtang ngalih.
Pagi harinya baru ke rumah penderita untuk memberi pertolongan dengan cara yang telah disampaikan tadi. Jangan sombong dan tetap rendah hati bila sudah bisa menolong penderita santet. Ilmu yang Anda miliki itu semata-mata pemberian dari Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
@wongalus,2009

MELENYAPKAN BARANG SIHIR DAN TAHU PELAKUNNYA


Hj.Ahmad
mad@hotmail.com
Fungsi: Menghilangkan barang sihir dari tubuh dan tahu pelakunya
Caranya:
• Malam hari sebelum menolong penderita. Bacalah ayat ini
1000 kali. ” INNAHU’ALAA RAJ’IHII LAQAADIR “.
• Selesai itu, anda keluar rumah untuk mencari bintang beralih
yang membentuk huruf alif. Usahakan untuk menemukannya
3 kali. Tetapi hal ini bukannya syarat mutlak.
• Esok harinya, tolonglah penderita dengan ritual ini:
• Sediakan telur ayam kampung 2 biji
• Usapkan menggelinding ke dua telur tersebut ke sekujur
tubuh penderita korban sihir sambil membaca mantra ini 7
kali: “JAHIL NYAWANE SETAN, LUKOCO NYAWANE BUTO,
JAHILAN NYAWANE GENDRUWO GUMETER NYAWANE JIN,
DUMILAN NYAWANE DANGEN,
SIRO SUMINGGAHO NYAWANIRA WUS KOK GEGEM DENING
INGSUN”,
• Setelah itu, letakkan kedua telur pada piring porselen putih
(satu telur satu piring).
Pecahkan telur pertama, maka akan tampak barang-barang sihir tersebut. Itu pertanda barangbarang tersebut telah lenyap. Pecahkan telur kedua, maka akan tampak tukang sihir yang keji itu. Saya redokan untuk sesiapa yang ingin kan keilmuan ini.
Wasalam. @@@